MIMSY


Merek tas unik ini Mimsy, buatan asli wanita Indonesia bernama Christyna Theosa (27), seorang
desainer lulusan desain grafis di Art Center College of Design, PasadenaCalifornia,
Amerika Serikat.
Sejak masih kuliah,  Christyna memang hobi mendesain tas. Tak
heran, setelah mencoba berbagai jenis desain, Christyna akhirnya bisa membuat merek
terkenal dengan jenis model clutch. Mereknya cukup unik,  Mimsy.
Berbeda dengan sejumlah pebisnis, Christyna
memulai bisnis ini justru dimulai di Amerika. Dia nekat menitip jual tas
desainnya ke  sebuah butik Indie di Santa MonicaCalifornia.
Ternyata tas itu digemari oleh warga California.
Lama kelamaan, dalam waktu singkat tas yang dia beri merek Mimsy ini menarik
pelanggan di negeri Paman Sam itu. Ia kemudian diberi sudut khusus untuk
memajang kreasi lebih banyak lagi.
Bahkan tas hasil desainnya itu sering
melenggang di berbagai even internasional seperti fashion week di New York dan Las Vegas,
juga di Jepang, Kanada, SydneyDubai,
dan Madrid.
ReadmoreMIMSY

9 Tanda Pria Yang (Benar-Benar) Mencintai Anda

(c) shutterstock
Vemale.com - Wanita kadang merepotkan bagi banyak pria, karena kita selalu ingin diyakinkan bahwa kita dicintai sepenuh hati oleh pria yang kita cintai. Benar kan? Jika sedikit saja perhatian darinya berkurang, lagu That's How You Know dari Amy Adams bisa menggambarkan kegalauan Anda..
How do I know he loves me?
How do I know he's mine?
Tidak semua pria bisa menunjukkan cintanya dengan membawa selusin bunga mawar, mengajak makan malam romantis atau hal-hal indah lainnya yang diimpikan wanita. Masih ada sinyal lain yang menunjukkan bahwa kekasih Anda benar-benar mencintai Anda.
  • Menghormati Anda

    Saat seorang pria jatuh cinta, dia akan menghormati sang wanita. Dia menjadi peduli dengan kehidupan Anda, bersikap manis dan baik, tidak ragu memberi pujian dan mengingat kebiasaan Anda (yang kadang bahkan tidak Anda sadari). Mungkin dia akan protes jika Anda memakai pakaian yang terlalu mini atau ketat, atau makeup terlalu tebal, tetapi itu sebagai bentuk kepeduliannya pada Anda.
  • Anda Ada Dalam Pikirannya

    Berbahagialah jika dia sering mengirimkan gambar tokoh kartun kesukaan Anda saat istirahat makan siang, atau mungkin tiba-tiba dia hapal lagu kesukaan Anda, atau dia meniru kata-kata yang menjadi ciri khas Anda, atau dia meniru ekspresi wajah cemberut Anda dengan lucu, atau sering mengatakan, misal.. "Eh, ini makanan kesukaan kamu kan?" Itu adalah bukti bahwa Anda ada telah 'menjajah' pikirannya.
  • Bisa Berkompromi dan Mengalah

    Cinta bisa melembutkan hati, cieee.. Tapi itu benar lho.. Pria yang sedang jatuh cinta akan melakukan banyak hal untuk membuat Anda senang dan nyaman. Sebagian ego, sifat keras kepala, dan sebagainya akan sedikit banyak luntur agar bisa klik dengan Anda. Jika dia mati-matian tidak suka Twilight tapi tetap menemani Anda nonton, itu adalah salah satu bentuk kompromi.
  • Dia Menyentuh Anda di Tempat Umum

    Menunjukkan bahwa Anda miliknya adalah salah satu bukti nyata bahwa dia tidak ingin Anda dilirik pria lain, agar tidak ada pria lain yang menggoda Anda. Maka tidak heran jika dia akan menggandeng tangan Anda, atau melingkarkan tangannya di bahu Anda, atau sedikit merapikan rambut Anda yang berantakan. Sesekali mungkin dia menggoda dengan mencubit pelan hidung atau pipi Anda.
  • Peduli Dengan Kehidupan Anda

    Jika dia mengingatkan untuk makan tepat waktu, mengonsumsi buah yang sehat dan sebagainya, itu adalah tanda dia peduli dengan kesehatan Anda. Jika dia bertanya hingga agak detil tentang proyek apa yang sedang Anda kerjakan dan menyemangati Anda, itu juga bentuk kepedulian. Beberapa pria lebih memilih menunjukkan cintanya dengan perbuatan ini daripada mengatakan "I love you," karena kadang cinta lebih ingin bukti dibandingkan kata-kata.
  • Dia Ingin Anda Mencintai Keluarganya

    Saat dia sudah mengenalkan Anda pada orang-orang yang paling dekat dengan hidupnya, keluarganya tentu saja, maka hal itu tidak berhenti sampai di situ saja. Dia ingin Anda mengenal ibunya, ayahnya, saudaranya, dan ingin Anda memperlakukan mereka sebagaimana perlakuan Anda pada keluarga kandung. Jatuh cinta tidak hanya menyangkut dua orang, tetapi juga keluarga.
  • Anda Ada Dalam Cerita Masa Depannya

    Berbeda dengan pria baik pemberi harapan palsu yang suka menceritakan masa depannya tanpa memasukkan Anda di dalamnya, pria yang benar-benar jatuh cinta akan merancang masa depannya dan Anda ada di dalamnya. Pernahkah dia bercerita, "Kalau kita menikah nanti, kamu mau yang bagaimana?" atau "Anak pertama kita nanti mirip aku atau kamu ya?" (walaupun Anda tahu ini masih sangat jauh), atau "Kamu suka masak kan? Kalau gitu rumah kita nanti dapurnya harus besar, ada taman bermain di belakang.." dan seterusnya. Amini saja jika dia memiliki banyak rencana masa depan yang melibatkan Anda. Bisa jadi doa juga kan? :)
  • Tidak Takut Bertengkar dan Meminta Maaf

    Hubungan asmara yang sempurna bukanlah hubungan yang mulus tanpa pertengkaran. Justru pertengkaran dan beda pendapat akan menjadi media bagi Anda dan dia untuk saling mengenal karakter masing-masing, saling mengerti keinginan masing-masing, dan menjadi penilaian bagaimana karakter masing-masing dalam menyelesaikan masalah berdua. Pria hanya mau meminta maaf pada wanita yang dia cintai. Bila dia minta maaf dan Anda tahu itu tidak sekedar angin lalu, itu bukti bahwa dia mencintai Anda.
  • Dia Mengatakannya

    Tidak ada cara lain yang untuk mengungkapkan cinta selain mengatakannya atau menuliskannya dalam kalimat. Yup, pria yang sedang jatuh cinta tidak akan pelit membisikkan "I love you" di telinga Anda, menyelipkannya di dalam pesan tertulis dan sebagainya. Jadi percayalah jika dia sudah melakukan semua poin di atas dan dia mengatakan isi hatinya yang sebenarnya.
Itu dia tanda-tandanya. Apakah sudah Anda temukan pada si dia? ;
Readmore9 Tanda Pria Yang (Benar-Benar) Mencintai Anda

Terlampau Terburu-buru

Terlampau Terburu-buruCetakE-mail
Oleh ademin   
Rabu, 08 September 2010 05:03
Semua orang bilang, Murni perempuan yang beruntung. Arif, suaminya, seorang lelaki yang amat baik. Semuanya berbicara begitu, juga ibu-ibu di komplek sini. Dimana dan setiap saat, kala ibu-ibu itu berkumpul mereka selalu membicarakan tentang suami masing-masing, dan berkeluh-kesah mengatakan mereka tidak seberuntung, Murni.
Seorang ibu sambil memakan kue kecil bicara kepada Murni, “Bagaimana caranya kau bisa tahu kalau Arif jadi suamimu? Dia adalah lelaki yang sangat baik.”
Murni tersenyum rikuh.
Waktu dia gadis, Murni adalah gadis yang pemalu. Keluarganya menyangka dia tidak akan menikah. Waktu itu dia baru saja duduk di tingkat pertama sebuah perguruan tinggi, dan di sana dia berjumpa dengan Arif yang beberapa tingkat di atasnya. Ketika Arif melamar sebagai istrinya pada tahun berikutnya, dia menerima lamaran itu. Jadi tidak ada metode yang khusus untuk memilih seorang lelaki yang baik sebagai suami.
Sepulang kerja Arif lebih betah tinggal di rumah, bermain bersama anaknya. Semua tetangga di komplek ini sering bilang sangat sulit mencari lelaki seperti Arif, yang nyaris sempurna. Arif seorang lelaki yang punya garis bagus, dan posisinya tidak jelek di perusahaan ini. Sebagian dari dunia Murni adalah bersama Arif. Dia sangat terikat di sana. Beberapa tawaran kerja part time sering ditolaknya. Sepertinya, tanpa Arif, dia kehilangan keseimbangan.
Mungkin ini berlebih-lebihan. Beberapa teman dekatnya tidak pernah setuju dengan prinsipnya. Tapi, Murni merasa bahagia. Dunianya untuk Arif dan anak-anaknya. Di luar itu cuma gaung senyap, yang rasanya tidak pernah menyentuh.     Yah, barangkali di sinilah dunianya yang paling pas. Setiap orang mesti punya dunia sendiri-sendiri. Kontaknya dengan dunia luar cuma lewat Arif. Lelaki ini amat mencintai dia. Dan pengetahuan ini membuat dia sangat puas.
Suatu senja yang bagus, Leni datang dengan banyak barang jualan.
“Saya sekarang coba-coba dagang, Murni, saya rasa ada gaun yang bagus buatmu. Saya kira kau pasti tambah cantik dengan gaun ini. Sesekali dandan seperti sekretaris, kan, tidak ada salahnya.”
Arif tertawa mendengar itu. Murni tampak ragu-ragu. Akhirnya Arif yang memilihkan sebuah gaun untuk Murni.
“Kamu, toh, tidak sering-sering datang kemari menawarkan daganganmu.” Kata Arif kepada Leni dengan tertawa.
“Mengapa tidak? Semua suami pasti senang istrinya jadi cantik, kan?”
Sepulang Leni, Arif berbicara kepada Murni, “Leni terlampau bijak. Untung dia bukan istri saya.”
Murni merasa sangat terpuji.
Diam-diam, kadang-kadang Murni memang tidak menyukai Leni. Tapi kadang dia merasa iba terhadap perempuan itu. Perkawinan Leni dengan suaminya retak. Terkadang retaknya perkawinan itu jadi argumentasi di komplek ini. Murni biasanya cuma diam saja. Dan para ibu itu akan bilang kepadanya, “Tak ada problem, kan, punya suami seperti Arif!”
Begitulah, sampai suatu saat para ibu di komplek ini piknik bersama tanpa suami-suami mereka. Ibu-ibu itu kelihatan sangat menikmati deburan ombak. Beberapa ibu berkata, “Betapa bahagianya dulu kala kita masih seorang gadis. Suami kadang bisa membosankan.” Kata yang lain, kelihatan ada koor setuju dengan pendapat itu.
Di tengah gelak tawa ibu-ibu itu, Murni merasa kehilangan keseimbangan. Hal itu tidak bisa dikatakan kepada yang lain. Baru dua hari di sini Murni seperti kehilangan Arif. Dia mencoba berkompensasi dengan lebih banyak berenang.
Ketika pulang ke rumah kembali, Murni merasa sebagai perempuan yang sangat bahagia kembali. Sedang ibu-ibu lain yang piknik itu merasa kelewat singkat, dan mereka merencanakan untuk mengadakan piknik bersama lagi. Tapi jauh di hati Murni memutuskan untuk tidak lagi ikut. Dia hanya mau bepergian dengan Arif.
Dilihatnya Arif sedang bermain-main dengan kedua anaknya. Ya, bagaimana dia bisa meninggalkan itu semua sekalipun hanya untuk waktu yang teramat singkat.
“Kau senang di sana?”
“Tidak, tanpa anak-anak dan kamu.” Jawab Murni.
Arif tertawa.
Bukankah dia perempuan yang beruntung? Sedang ibunya sendiri tidak seberuntung dia. Ibunya akhirnya tahu kalau bapak punya istri lain. Dengan penuh sesal ibunyawaktu itu berkata kepadanya, “Gosip tentang perkawinan Bapakmu sudah lama. Tapi saya tidak mempedulikan. Memang pepatah lama itu benar. Kalau tidak ada api, masak ada asapnya.”
Tetapi gosip tentang Arif tidak ada selama ini. Arif selama ini bersih. Dan diam-diam Murni merasa bangga akan hal ini. Sekalipun mungkin dia tidak sepintar atausecantik Leni. Cinta Arif dan Murni berkembang manis dan mungkin paling mulus di komplek ini.
Suatu saat Leni datang lagi membawa barang-barang dagangannya. Murni menyukai sebuah daster berwarna hijau.
“Tunggu Arif saja, ya. Saya khawatir dia tidak setuju dengan pilihan saya.” Kata Murni.
“Saya kira untuk perempuan yang dicintai, tak mungkin Arif akan tidak setuju pada hal yang sepele ini.”
Ada rasa cemburu memang dalam nada ucapan Leni.
Suatu ketika, gosip beterbangan di komplek ini. Beberapa karyawan diikutsertakan dalam penataran di Jakarta. Arif termasuk di dalamnya. Tapi Arif mengajukan suatu usul yang mengherankan karyawan-karyawan dan ibu-ibu di sini. Dia mau ikut penataran asal anak dan istrinya bisa ikut serta. Oleh karena Arif tenaga yang potensial di perusahaan itu, maka permintaannya diperhatikan oleh bos di perusahaan ini. Semua ibu di komplek ini, mengeluh kepada suami mereka masing-masing bahwa mungkin mereka cuma bermimpi saja bisa mendapatkan suami yang baik seperti yang dimiliki Murni. Para suami di sini menganggap Arif sebagai seorang lelaki yang tidak mengambil kesempatan dari dunia laki-laki.
Leni memberi usul kepada Arif, karena penataran berada di Jakarta, sebaiknya Murni membenahi diri, menata rambutnya ke salon dan membeli beberapa gaun agar kelihatan sama cantiknya dengan para istri yang ada di Jakarta.
“Bagaimana dengan suamimu sendiri, Leni? Kan, dia juga ikut penataran. Kau tak ikut? Senang sekali kalau kita berdua bisa ke Jakarta,” kata Murni.
Leni merasa pahit. Dia menggeleng kuat. “Masak kamu tidak dengar gosip. Kan, saya dan dia sudahretak. Tapi sudahlah, lupakan saja. Bagaimana dengan gaun yang ini? Mau kan kamu membelinya?”
Kesibukan Murni mempersiapkan diri ke Jakarta memang luar biasa. Dan  akhirnya saat keberangkatan tiba. Sekali lagi ibu-ibu di kompleks ini mengatakan kepadanya bahwa dia betul-betul memiliki lelaki yang  hanya satu dalam sejuta.
Murni dan Arif jadi kaget. Rupanya dari seluruh peserta yang membawa istri cuma Arif  saja. Jadi mereka mendapat kamar yang lebih besar di penginapan ini dari pada yang lain-lainnya, yang hampir semua laki-laki. Para lelaki di mess ini menganggap Arif sebagai lelaki yang ganjil. Yah, bukankah ini suatu kesempatan menjadi lelaki bujangan yang bahagia di kota metropolitan!
Melihat semua penghuni yang hampir laki-laki semua itu Murni kelihatan sedikit rikuh. Kalau Arif ikut penataran, rasa rikuhnya bertambah. Anak-anaknya tak betah tinggal di kamar. Mereka suka bergerombol di antara lelaki-lelaki dewasa. Dan seloroh lelaki itu kadang-kadang membuat Murni risih. Tapi dia tidak mau mengeluhkan itu kepada suaminya. Suaminya harus konsentrasi penuh. Arif mengatakan, dalam saat-saat seperti ini dia membutuhkan pengertian yang lebih banyak dari istrinya.
“Mungkin saya tidak bisa meperhatikan kamu atau mengawasi anak-anak,” kata Arif.
Murni terseyum. Toh ini demi kebahagiaan dia dan anak-anak juga.
Sebetulnya suaminya menganjurkannya untuk mengikuti  kursus agar dirinya tak terlampau kosong di kota ini. Namun, Murni tidak pernah tega meninggalkan anak-anaknya sekalipun mess tidak jauh dari keramaian lalu-lintas. Apalagi akhir-akhir ini si bungsu kelihatan kena demam.
Suatu kali, ketika dia memanggil anak-anaknya untuk makan, didengarnya celoteh para lelaki tentang perempuan-perempuan yang begitu gampangnya dibawa oleh mereka. Dan hal ini memuakkan Murni. Buat Murni, perkawinan adalah sesuatu yang sakral. Dan cinta tak bisa dibagi-bagi atau dikotori dengan perempuan lain. Dia mendengar celoteh lelaki-lelaki itu setiap hari, dan merasa sangat muak.
Suatu kali, entah mengapa, dia merasa perlu mendebat ucapan lelaki itu.
“Saya kira kalian yang melebih-lebihkan. Tidak semua perempuan seperti halnya semua lelaki semudah itu, saya percaya.”
Beberapa lelaki yang kebetulan mendengarnya mencoba menggoda perempuan manis ini.
“Benar, Bu. Kalau saya punya istri seperti Ibu, saya pasti akan setia.” Kata salah seorang. “Tapi apakah Arif betul-betul bisa setia?”
Lantas mereka tertawa berbarengan.
Murni masuk ke kamarnya. Dan ingat ucapan Ibunya. Yah, kalau tidak ada api, masak ada asapnya. Tetapi rasanya memang naïf. Dia mencoba mereka-reka sikap Arif akhir-akhir ini. Suaminya sering pulang malam dan luar biasa rajinnya mengikuti penataran. Hampir tidak ada perhatiannya lagi kepada anak-anak. Setiap pulang penataran dia selalu mengeluh capek dan berharap bisa berkonsentrasi lagi keesokan harinya. Apakah ini bukan satu gejala?
Rasanya akhir-akhir ini suaminya dandan kelewat rapi. Tentu dia tak bisa menayakan hal itu. Tiba-tiba saja Murni menangis. Membayangkan sebuah mimpi buruk. Ketakutan yang dulu tersembuyi, mencuat kini. Bagaimana bila suaminya berubah. Rasanya dia tak mungkin hidup di luar suaminya. Dia bukan Leni yang bisa menerima realitas yang paling buruk. Hidup di luar cinta Arif adalah mimpi buruk bagi Murni. Dan adakah dia bisa hidup tanpa perasaan cinta yang sudah dibina hampir delapan tahun. Keharmonisan rumah tangga yang membuat semua orang merasa cemburu dengan keberuntungannya, karena tidak setiap orang bisa memilikinya.
Ketika suaminya datang malam itu, dia cuma bisa menangis. Arif jadi heran. Dia kepingin sekali menayakan hal itu kpada istrinya, tapi pekerjaannya begitu menumpuk sehingga cuma mengucapkan, “Kalau kamu sakit, besok ke dokter saja, Murni.”
Setelah itu Arif kembali terbenam dalam pekerjaannya.
Esoknya ketika dia terbangun, Arif sudah tak ada lagi di sampingnya. Anaknya berkata, ayahnya tadi pergi dengan terburu-buru tanpa sarapan apa pun.
Sekarang, para ibu di komplek tentu akan berbisik penuh iba tentang ketidakberuntungan dia.
Sebetulnya, ingin dia menanyai Arif tentang hal itu, tapi entah mengapa dia merasa sangat pusing sekali.
Tiba-tiba matanya tertumbuk pada obat pembasmi nyamuk. Dia ingin meminumnya, tapi dia tidak ingin meminumnya.
Tiba-tiba terdengar lengkingan kedua anaknya yang menggemparkan penghuni mess ini. Arif datang tergesa-gesa dan berteriak kuat-kuat, “Bagaimana mungkin? Saya mencintai Murni!
ReadmoreTerlampau Terburu-buru

TAK LEKANG KARENA WAKTU


Oleh DIANINGTYAS KH   
Selasa, 23 Februari 2010 04:23
Dia ada di depan sana sekarang. Seperti pada tanggal dan jam yang sama dua puluh tahun yang lalu. Tapi, sekarang keadaan sudah lain. Saat ini dia bicara di mimbar. Bicaranya tidak lagi berapi-api. Tapi, masih saja mengandung wibawa. Retorikanya semakin menarik, membuat semua yang hadir memperhatikannya.
Beda dengan dulu, saat ia memberi sambutan pada pesta perpisahan sekolah. Nadanya tinggi. Semangatnya menyala-nyala. "Mari kita songsong masa depan yang cerah! Maju terus pantang mundur!" Dan tepuk tangan pun menggema.  Setelah itu ia datang padaku. Duduk di sampingku seraya mengatakan beratnya berpisah denganku. Meyakinkan bahwa ia tak akan melupakanku walaupun ia melanjutkan di negeri Paman Sam. Membuatku percaya bahwa ia akan setia selamanya. Ia mengajakku keluar dari pesta yang pikuk itu. Katanya ia ingin menyendiri saja denganku untuk membuat kesan yang lebih mendalam. Aku tak menolak permintannya. Karena aku memang mencintainya. Bahkan teramat mencintanya. Lalu peristiwa terlarang itu terjadi. Hanya sekali saja.
"Kamu melamun sejak tadi," terdengar suara tepat di telingaku.
Aku menoleh dan membalasnya dengan seulas senyuman pada si empunya suara. Dia! Ya, dia! Dua puluh tahun lalu pun ia duduk di sampingku setelah selesai memberikan sambutan. Seperti saat ini.
"Pidatomu bagus," kataku tulus, untuk menutupi kejut yang tiba-tiba datang di dadaku.
"Aku tak yakin apakah kamu benar mendengarkan pidatoku tadi."
Pandangannya masih seperti dua puluh tahun yang lalu. Tajam tapi menggoda. Usia bahkan mungkin tak mampu mengubah cara mata itu bersinar.
"Kamu meragukanku?" tanyaku. Mungkin kalimat retorika seperti itu juga pernah kuucapkan padanya ketika ia menanyakan apakah aku mencintainya.
"Pesta yang meriah," katanya.
"Hajatmu sukses," kataku mersesponnya. Dia memang ketua reuni. Dia diam.
"Aku kangen kamu," katanya seolah tak mendengar pujianku tadi padanya.
"Berapa anakmu sekarang?" tanyaku.
Beginilah, acara-acara reuni semacam ini pasti akan dimanfaatkan untuk pamer keluarga.
"Dua," sahutnya malas.
Aku tersenyum mafhum. Mungkin ia tidak ingin aku bertanya lebih jauh mengenai keluarganya. Tapi, aku tak ingin ia bermalas-malasan menjawab pertanyaanku.
"Pasti tampan dan cantik."
"Semuanya tampan. Padahal aku ingin seorang putri. Istriku tak mampu memberikannya.”
Jadi itu masalahnya. Aku tak bertanya lebih lanjut. Mungkin istrinya sakit. Diam-diam aku merasa bersalah telah merusak suasana dengan menanyakan  keluarganya. Kami terdiam beberapa saat.
"Berapa anakmu," tanyanya tiba-tiba.
Aku sedikit terkejut. Tetap dengan ketenangan yang nyaris sempurna aku menjawabnya.
"Berapa anakku? Satu. Perempuan."
"Suamimu...," ia tak melanjutkan pertanyaannya.
"Pergi. Menikah dengan perempuan lain."
Ia menatapku dengan pandangan tak mengerti. Aku kembali tersenyum padanya. Kali ini dengan sedikit mengangkat bahu.
"Sudah lama. Aku mampu, kok, hidup tanpa dia. Aku sudah cukup bahagia hidup bersama Intan."
"Kamu..."
Aku mengisyaratkan padanya dengan jari agar ia tak melanjutkan ucapannya. Jeda sesaat.
"Kupikir kamu tak akan datang," katanya.
"Kenapa tidak?"
"Aku kehilangan kontak denganmu selama ini."
"Kamu juga menghilang tanpa kabar."
"Aku sudah mencoba menghubungi kamu. Tapi, tak pernah ada jawaban. Kamu hilang seolah ditelan bumi."
"Aku tinggal bersama Eyang setahun setelah UMPN-ku gagal."
"Kamu semakin cantik."
Pokok pembicaraan yang meloncat-loncat, pikirku.
"Terima kasih. Tapi, uban di kepala dan keriput di wajah tak mampu membohongi orang bahwa aku jauh lebih jelek dibanding dua puluh tahun yang lalu."
"Kamu semakin dewasa dan matang."
Pujiannya semakin lama semakin menjadi. Dan hal ini setidaknya membuat jantung tuaku berdenyut dua kali lebih kencang.
"Jangan coba-coba merayuku hanya karena aku tak bersuami," bentakku lirih dengan nada bergurau.
Dia diam. Kemudian aku menolehnya. Ternyata, oh Tuhan, ia tengah menatapku dengan pandangan mata yang begitu memuja. Bahkan lebih memuja dibandingkan dua puluh tahun lalu.
Untung saja aku terselamatkan oleh suara MC yang memanggilnya untuk maju ke depan.
"Aku segera kembali," katanya.
"Aku segera pulang," sahutku tak mau kalah. "Anakku menungguku."
****
Ting tong.
Pagi-pagi begini sudah ada tamu. Mungkin pertanda akan ada tamu secara beruntun hari ini. Padahal ini hari minggu. Dan semalam aku kecapaian. Aku ingin istirahat.
Aku segera membuka pintu. Dia ada di muka pintu. Aku menatapnya dengan pandangan tak mengerti. Seingatku aku tak pernah memberinya kartu nama. Bahkan undangan reuni pun kudapatkan informasinya dari iklan teve.
"Aku mengikutimu tadi malam.”
Mau tak mau aku mempersilakannya duduk. Secangkir kopi mungkin dapat kusuguhkan padanya pagi-pagi begini. Baru juga pukul tujuh.
Belum sempat aku beranjak ke dalam, Intan keluar. Kulihat ia tersenyum menyapa kami berdua.
"Ada tamu rupanya," sapanya.
"Teman Mama. Kasih salam dong sama Om Alex."
Intan mengulurkan tangannya pada Alex sambil mengucapkan salam. Alex terlihat sedikit ragu ketika menyambut uluran tangan itu.
"Intan pergi dulu ya, Ma. Nini pasti sudah menunggu."
"Hati-hati di jalan."
Intan pergi setelah memberikan ucapan selamat tinggal pada Alex dan ciuman tangan padaku. Pandangan Alex masih saja lekat padanya, sampai ia menghilang di balik pintu gerbang.
"Sudah besar rupanya anakmu."
"Sembilas belas tahun lebih tiga bulan."
Aku sungguh tak tahu apa yang sedang dipikirkannya. Tapi, ia memandangku dengan wajah yang berubah-ubah dan pandangan mata yang aneh. Aku merasakan bahwa ia sedang menuduhku lewat sorot matanya.
"Jadi kamu…," ia tak melanjutkan uacpannya. Aku diam menunggu kata-kata selanjutnya.
"Pantas saja kami menghilang dariku. Rupanya kamu menikah dengan laki-laki secepat ini. Karma telah menimpamu ketika suamimu pergi dengan wanita lain. Karma karena kamu telah meninggalkanku begitu saja!"
Ia berucap begitu sambil menudingku. Ya, menudingku. Seolah akulah segala penanggung dan penyebab persoalanku dengannya.
"Jangan berkata jika kamu tak tahu apa yang kamu katakan. Kamu sama sekali tak tahu apa-apa."
"Aku sudah tahu segalanya sekarang."
Ucapannya masih saja keras.
"Karma telah menimpaku sejak pertemuan kita yang terakhir malam itu..." Aku sengaja tak melanjutkan ucapanku. Biar dia mencari sendiri makna kata-kata itu. Jeda sesaat. Kubiarkan terlewati tanpa kata. Aku tak mau memandangnya. Karena aku tahu ia tengah memandangku dengan tatapan tak mengerti.
"Jadi dia..."
Aku diam. Tak merespon ucapannya. Tak menanggapi tatapannya. Toh, tak ada gunanya menjawab semua yang dipertanyakannya. Ia toh sudah tahu bahwa Intan adalah putriku dan putrinya. Meski ia tahu, semua tak mungkin bersatu. Ia sudah punya istri dan anak-anak. Aku tak mungkin masuk begitu saja dalam kehidupan mereka walaupun aku punya Intan.
Aku dan Intan hanya sisa dari puing-puing masa lalu laki-laki yang kini tengah duduk di depanku dan sedang memandangku penuh harap. Tapi puing dari masa silam tak mungkin dipunguti lagi.
"Katakan. Dia anakku, bukan?"
"Ya. Dia memang anakmu. Tapi jika kamu menanyakan hal lain, aku jawab tidak."
Aku melihat dia menarik nafas lega. Matanya berbinar. Keinginannya untuk punya anak perempuan terpenuhi. Sesaat dia terdiam. Lalu dia mengambil KTP dari dompetnya. Ditunjukkannya KTP itu padaku.
"Lihat ini. Aku belum menikah. Masih bujang," katanya.
Aku semakin tak mengerti. Apa-apaan ini.
"Semalam aku membohongimu. Aku mencoba mengujimu apakah kamu jujur untuk membicarakan tentang keluargamu. Kupikir kamu akan malu menceritakan keadaan keluargamu jika kamu tahu bahwa aku belum berkeluarga. Ternyata kamu jujur. Hanya aku saja yang terlalu bodoh menyadari getaran-getaran dalam bicaramu. Aku mencintaimu. Sehingga aku bertekad terus membujang sebelum dapat menemukanmu. Aku merasa bersalah."
Kalimat-kalimat panjangnya sudah selesai. Tapi otakku masih saja sulit mencerna makna kalimat itu. Kurasakan aku memang bebal. Dan aku semakin terkejut saat tiba-tiba Alex menarikku ke dalam pelukannya dan memberiku ciuman.
"Ingat, Lex. Aku tak ingin peristiwa bodoh itu terulang lagi," kataku sambil menjauhkan diri darinya. * *
ReadmoreTAK LEKANG KARENA WAKTU

Psikologi Kecemasan Wanita



Psikologi Kecemasan Wanita   Femina

Selama ini, kita sering mendengar ungkapan, uang bukanlah segalanya. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Tapi, selamat datang di dunia nyata. Jawaban tertinggi tentang hal yang paling mereka cemaskan adalah keuangan, yakni sebanyak 63% responden. Kemudian disusul oleh kesehatan (45%), pekerjaan (35%), anak (34%), keluarga (26%), hubungan dengan pasangan (22%), dan hubungan dengan teman (9%). 

Apakah jawaban tersebut juga mewakili isi hati Anda? Mungkin urutannya bisa berbeda. Yang jelas, hal-hal itulah yang membuat hati responden tak tenang. Dan, bisa dibilang, bila melihat profil mereka, suara mereka bisa mewakili suara kaum wanita. 

Berikut ini sekilas profil mereka. Sebanyak 70% pengisi angket adalah wanita yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, sisanya tinggal di kota-kota lain, baik Pulau Jawa maupun luar Jawa. Dari segi usia, separuh di antaranya berusia antara 25-34 tahun. Sebanyak 71% di antaranya menikah, sisanya adalah lajang. Dari yang menikah, mayoritas (92%) punya anak (1-2 orang). Mengenai pekerjaan, 69% responden merupakan pekerja kantoran, 12% adalah ibu rumah tangga, dan 12% merupakan wirausaha.  

Apakah tren  ini hanya terjadi di Jakarta (baca: Jabodetabek), mengingat secara kultur dan sosial ekonomi kondisi masing-masing kota tentu berbeda. Dari hasil angket tersebut, ternyata urutannya tidak berbeda, antara responden yang tinggal di Jabodetabek, di luar Jabodetabek, bahkan di luar Pulau Jawa (lihat boks.1). Sumber kecemasan itu sama saja. 

Mengenai kaitan antara kecemasan wanita dan keuangan, menurut Psikolog Tuti Indra Fauziansyah, tidak bisa dilepaskan dari  wanita yang umumnya berperan sebagai keuangan di keluarga. Wanitalah yang mengatur anggaran dan pengeluaran, sehingga dia tahu betul posisi keuangan dia seberapa jauh. “Kalau sampai enggak sehat, itu jelas  menjadi beban pikirannya.” 

Kesehatan juga menjadi momok yang sangat dicemaskan wanita. Sebanyak XX persen wanita mengakuinya. Hal ini menunjukkan, masyarakat sudah sangat menyadari bahwa tubuh yang sehat adalah harta yang tak ternilai. Uniknya, menurut Tuti, hal ini ada kaitannya dengan keuangan. Biaya pengobatan yang sangat mahal, salah satu sebabnya. Asuransi kesehatan yang ada umumnya terbatas plafonnya. Hal ini mencemaskan jika seseorang sewaktu-waktu mendapat vonis penyakit berat, seperti jantung, kanker, ginjal, dan sebagainya, seperti yang sering kita dengar sekarang. 

“Tak sedikit orang yang gaya hidupnya sehat, tahu-tahu sakit. Kalau dulu, penyakit jantung atau stroke hanya dialami di usia tua, sekarang tak sedikit mereka yang masih muda sudah mengalaminya. Ancaman itu sangat nyata, dan bisa terjadi pada siapa saja,” jelas Tuti. 

Belum lagi, jika ia sakit, akibatnya ia tak bisa bekerja, sehingga sumber penghasilannya juga terancam. “Mereka yang punya asuransi kesehatan, mungkin kecemasannya pada sakit tidak akan sebesar mereka yang tidak punya jaminan asuransi kesehatan,” kata Tuti, menambahkan. 

Mengenai kecemasan ketiga, yakni pekerjaan, ada beberapa alasan di balik ini. Pertama, ada ketakutan jika suatu saat ia menghadapi PHK. Dengan kondisi tantangan biaya hidup tinggi, maka tidak cukup hanya satu pihak saja yang bekerja. Mau tidak mau kedua pihak  dituntut bekerja. Penghasilan wanita dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam rumah tangga. Ada kekhawatiran, kalau mereka keluar dari pekerjaan, sumber pendapatan ganda yang biasa didapat jadi hilang.  

Kemungkinan lainnya, ada kaitannya dengan stres di pekerjaan, tingginya tuntutan performa, dan iklim yang kompetitif. Atau, bisa juga kecemasan ketika karier menuntutnya untuk menghabiskan waktu lebih banyak di luar rumah meninggalkan keluarga. Bagi seorang wanita, dunia pekerjaan tak bisa dipisahkan dari faktor keluarga, yang menjadi pertimbangan dalam  tiap langkahnya. 

Apakah gejala kecemasan ini khas terjadi di Indonesia? Mari kita lihat  survei yang dilakukan oleh Benenden Health Survey, yang diikuti oleh 2.000 responden di Inggris, tahun 2012. Ternyata, yang membuat mereka cemas jauh berbeda. Mereka cemas akan 3 hal:  takut gemuk, menjadi tua, dan  tabungan pensiun. 

Menurut Tuti, kecemasan juga terkait dengan kultur dan sistem yang ada di suatu tempat. Di Inggris, problem berat badan menjadi masalah utama. Sementara, secara sosial ekonomi, tingkat kemapanan sudah cukup tinggi dan biaya kesehatan sudah dijamin oleh asuransi. Masalah finansial yang dicemaskan juga berbeda. Di sana, fokusnya lebih ke tabungan hari tua. “Di sini belum bicara hari tua. Mikir dana yang sekarang saja sudah pusing,” komentar Tuti. 

Menurut majalah Psychology Today, secara gender, wanita memang lebih cemas daripada pria. Hal ini karena wanita cenderung lebih berhati-hati dan tidak sembarangan mengambil risiko dalam bertindak. Seorang wanita merasa dituntut untuk bisa menjaga dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Dampaknya, ada kecenderungan, wanita menjadi lebih cemas. Apa saja dicemaskan. Terlebih lagi, seorang wanita yang memiliki anak. Secara naluriah, kecemasannya itu akan membuat dirinya berusaha melakukan yang terbaik untuk anak
ReadmorePsikologi Kecemasan Wanita

Langsing Dengan Pikiran


Langsing Dengan Pikiran Femina

Begitu banyak info tentang kesehatan yang Anda peroleh terkadang bisa bikin bingung. Supaya tidak terjadi salah kaprah, simak metode langsing dengan pikiran berikut, menurut
Juli Triharto, Penulis buku Hypnolangsing, CEO Mindslim Academy.

  1. Kegemukan adalah akibat dari faulty programming di otak. Dengan hipnosis, otak dapat 'diprogram' untuk menjalankan pola makan dan gaya hidup sehat otomatis, tanpa harus merasa tersiksa.
  2. Anda tipe yang senang menjauhi kesulitan(misalnya ingin langsing karena takut sakit) atau mendekati kesenangan (karena ingin tampil seksi). 
  3. Kenali desain alami tubuh Anda. Jangan terobsesi dengan bentuk badan orang lain.
  4. Berdamailah dengan tubuh Anda. Ketika Anda membenci seluruh atau bagian tubuh tertentu, Anda tidak menghargainya, justru akan membuat ‘kerusakan’ lebih jauh.
  5. Move more. Ada otot sistemik di paha, pinggul dan perut yang jika digerakkan akan meningkatkan metabolisme tubuh. Sadari langkah kaki Anda dan tingkatkan jumlahnya  tiap hari. Ingat, olahraga tidak harus terpaku pada busana ataupun tempat fitness
  6. Kenali sinyal fisik tubuh, rasakan dan dengarkan tubuh Anda. Apakah Anda betul-betul lapar (lapar fisik), atau hanya sedang ingin makan saja (lapar emosi)? Atur keinginan Anda untuk makan.
  7. Berdamailah dengan makanan. Makin Anda menjauhi makanan tertentu, Anda akan  makin merindukannya. Sadari bahwa tidak ada makan baik atau jahat. Makan dengan ikhlas dalam porsi wajar dan tidak sembunyi-sembunyi.
  8. Makanlah dengan sadar dan nikmati  tiap kunyahannya. Makan atau ngemil tanpa sadar, pasti akan menjadi lebih banyak. Makanlah saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.
  9. Miliki mentalitas berkelimpahan makanan. Ambil porsi makan secukupnya dan jangan takut untuk tidak kebagian makanan, terutama saat Anda menikmati hidangan prasmanan.
  10. Jangan kaitkan perasaan nyaman atau reward dengan makanan. Koneksi mood and food harus diputuskan, untuk menghindari emotional eating saat Anda sedang gundah atau merasa harus menghadiahi diri sendiri.(f)
ReadmoreLangsing Dengan Pikiran

Hidangan Penutup’ Usai Bercinta


‘Hidangan Penutup’ Usai Bercinta Femina
Layaknya menikmati hidangan makan malam, rasanya tidak sempurna menikmati seks tanpa ‘hidangan penutup’, atau yang biasa disebut afterplay. Afterplay dipercaya dapat memberikan kepuasaan ganda, yakni kepuasan fisik maupun emosional.

Menurut Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, androlog dan seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, afterplay adalah aktivitas yang dilakukan pasangan setelah masing-masing mencapai orgasme. Jadi, bila baru satu pihak saja yang merasakan orgasme, aktivitas lanjutan itu belum bisa disebut sebagai afterplay. 

Secara alamiah, baik pria maupun wanita sama-sama memerlukan afterplay. Sama halnya dengan hidangan penutup yang berguna untuk menetralisasi berbagai rasa ‘tajam’ dari menu utama, peran afterplay kurang lebih sama, yakni untuk menetralisasi perubahan kimiawi yang terjadi di dalam tubuh usai bercinta.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan dalam afterplay. Mulai dari berpelukan ringan, berciuman lembut, saling meraba, mengusap kening, saling memijat, sampai mandi bersama. Saling memuji dan mengekspresikan rasa cinta juga bisa melipatgandakan kenikmatan bercinta. Selain itu Anda juga bisa memeluk dan mencium pasangan saling menanyakan, sejauh mana Anda puas dengan ‘permainan’ yang baru selesai. 

“Sebaiknya afterplay jangan dilewatkan, sebab keintiman yang terbentuk di saat tubuh merasa nyaman ini bisa meyakinkan Anda dan pasangan akan kuatnya ikatan emosional yang dimiliki. Selain itu, kepuasan yang terbentuk juga bersifat jangka panjang, berguna dalam membangun hubungan selanjutnya di kehidupan sehari-hari,” jelas Prof. Wimpie.
Prof. Wimpie juga mengatakan bahwa kepuasan afterplay berbeda dengan orgasme. Kepuasan orgasme memang dahsyat, namun usianya lebih pendek. Kepuasan orgasme juga bisa didapat hanya dengan masturbasi. (f)
ReadmoreHidangan Penutup’ Usai Bercinta

5 Alasan Wanita Lakukan Fake Orgasm



5 Alasan Wanita Lakukan Fake Orgasm Femina
1. Menganggap bahwa orgasme adalah keharusanAda anggapan yang menyatakan bahwa setiap wanita seharusnya mengalami orgasme setiap kali berhubungan intim. Akibatnya, wanita percaya, ketika orgasme itu tidak terjadi, kegiatan seksual itu jadi terasa kurang lengkap. Ketika seorang wanita menyangka bahwa orgasme adalah suatu ’kewajiban’, ia lalu akan menganggap orgasme sebagai suatu beban berat. Akibatnya, ketika tidak bisa mendapatkan orgasme yang sesungguhnya, ia memilih untuk memalsukannya.
2. Tidak mau mengecewakan suami
Wanita memahami bahwa pria akan merasa perkasa dan bangga jika ia bisa menuntun pasangannya mencapai puncak kenikmatan. Karena itu, biasanya, setiap kali selesai melakukan hubungan intim, pria akan bertanya, apakah pasangannya puas dan bisa mencapai orgasme. Karena tidak ingin mengecewakan suami, tidak mau membuat suaminya merasa gagal, sang wanita lalu berpura-pura orgasme.
3. Tidak tahu pasti apa itu orgasme
Sering kali, seorang wanita, tidak mengetahui apa yang dinamakan dengan orgasme. Ia tidak memahami apa yang dialami wanita ketika mencapai kenikmatan. Akibatnya, ia pun tak tahu pasti, apakah ia sudah mencapai orgasme atau belum, apakah pengalamannya tadi adalah orgasme atau bukan. Bukan tak mungkin, ia beranggapan bahwa kondisi ketika ia sangat terangsang adalah suatu bentuk orgasme. Kemudian, wanita itu meniru gerak-gerik tokoh dalam film ketika tokoh itu sedang mencapai orgasme, agar dikira sedang orgasme. Bahkan, desahan tokoh dalam film itu pun akan ditiru habis-habisan.
4. Ingin cepat selesai
Ketika suasana hati tidak mendukung, saat sedang kelelahan atau mengantuk, inginnya kegiatan seks itu cepat selesai. Soalnya, untuk menolak pun tidak tega. Padahal, suami sedang sangatbergairah. Karena hati sedang tidak mood, bisa jadi kegiatan seks itu kemudian dilakukan secara asal-asalan. Akibatnya, kegiatan itu jadi terasa tidak nyaman. Atau, barangkali, karena tidak dilakukan dengan sepenuh hati, sanggama jadi terasa sakit. Bukannya menikmati hubungan seks, sang wanita malah berharap agar kegiatan itu cepat berakhir. Jadi, daripada berlama-lama ’tersiksa’, mendingan berpura-pura mencapai orgasme terlebih dahulu.
5. Malu dianggap tak mampu
Ketika wanita tak mampu mencapai puncak kenikmatan, sebagaimana pria, ia juga bisa merasa gagal. Padahal, bisa jadi ada pemicu yang membuat wanita tak bisa meraih kenikmatan, misalnya stres atau trauma seks masa lalu. Tapi, karena takut dikira frigid, ia pun melakukan ’pemalsuan’ orgasme. (f
Readmore 5 Alasan Wanita Lakukan Fake Orgasm

3 Pria Berbagi Tip Bercinta

Ari Galih Gumilang, 30, Chef & Presenter               Sampaikan fantasi seksual
Kenapa, sih, wanita malu menyampaikan fantasi seksualnya? Bilang saja terus terang. Kami mau, kok, disuruh jadi apa seperti yang dia inginkan. Ingin saya tampil seperti bad boy? Siap! Diminta bergaya ala rocker, dengan rambut acak-acakan, tak keberatan. Terus, sekali-sekali boleh, dong, melanggar aturan, makan cokelat di tempat tidur. Selain berfungsi sebagai afrodisiak, cokelat juga bisa membangkitkan rasa bahagia. Gairah pun pasti  tersulut.

Aditya Herpavi, 30, Aktor & Presenter                       Jangan malu berinisiatif
Biasanya wanita cenderung menunggu ajakan  pasangan untuk bercinta. Coba sesekali  ‘minta’ duluan, pasti sesi bercinta jadi lebih menggairahkan. Di pihak pria, pasti sudah panas. Karena, asal tahu saja, melihat pasangan bergairah, pria hampir tak bisa menahan keinginan bercinta.

Irgy Fahrezi, 35, Menikah, Aktor & Presenter 
Dana ekstra untuk bermesraan

Sekali-sekali harus bisa melupakan kerepotan rumah tangga. Jangan karena anak sudah 3, jadwal sayang-sayangan dengan suami jadi dilewatkan terus. Lama-kelamaan hubungan jadi hambar, Pergi berdua, mengenang masa-masa indah ketika masa pacaran, bisa membangkitkan rasa sayang dan berakhir dengan aktivitas bercinta. Ssstt… pria tidak keberatan, kok, mengeluarkan dana untuk berakhir pekan bersama pasangannya di hotel atau vila yang romantis.
Readmore3 Pria Berbagi Tip Bercinta

“Kok, Langsung Tidur, Sayang...”


“Kok, Langsung Tidur, Sayang...” Femina
Tidur memang kegiatan yang menyenangkan. Tapi, kalau tidur dihubungkan dengan aktivitas seksual, pasti banyak wanita yang kesal. Misalnya, usai mencapai puncak permainan, parapria kebanyakan langsung balik badan dan... mendengkur nyaman. Kenapa, ya, mereka seperti tak punya perasaan dan daya tahan lebih untuk sekadar memeluk pasangannya? Jawabannya: karena durasi kenikmatan wanita dan pria berbeda.

Tak peduli betapa passionate percintaan yang baru saja terjadi, namun, begitu selesai, sedetik kemudian pria akan segera ‘kehilangan kesadaran’. Terserang kantuk sesaat usai bercinta sebetulnya juga dialami wanita, tapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan pria. Capek, habis tenaga, energi terkuras adalah beberapa alasan pria ketika pasangannya mengeluh. 

Harus diakui, situasi dan kondisi saat berhubungan intim sangat berpengaruh. Jika hubungan intim biasanya dilakukan pada malam hari, di tempat tidur, dengan seseorang yang kita cintai, sudah pasti dengan sendirinya perasaan nyaman akan tercurah pada kegiatan itu (yang sesungguhnya tak lebih dari satu jam saja). 

Selain itu, tahapan dalam percintaan, yaitu foreplay, lalu beranjak ke aktivitas utama, hingga orgasme, membutuhkan energi yang mencapai ratusan kalori. Tak heran bila  begitu permainan selesai, secara alami muncul keinginan untuk mengistirahatkan tubuh, jadi boro-boro melakukan afterplay. 

Masalahnya, banyak wanita merasa seperti ‘habis manis sepah dibuang’ ketika mendapati pasangannya langsung tertidur usai bercinta. Jangankan memeluk atau mencium, bisa saja terjadi, ketika mendapat orgasme pada posisi misionaris, pria tertidur di atas pasangannya. Wajar kan bila protes?

Menurut dr. Anita Gunawan Sp. And, spesialis andrologi dan konsultasi seks, tidur usai orgasme bagi pria adalah hal yang sangat alamiah. Bahkan, bisa dibilang, tertidur itu merupakan pertanda bahwa pria tersebut mendapatkan kepuasan yang ultimate. “Berarti pria tersebut mendapatkan arti orgasme yang sesungguhnya, yaitu ketika terjadi kepuasan fisik dan mental. Bahkan, mentally release akan lebih banyak berperan di sini,” jelasnya. 

Kepuasan secara psikologis ketika mencapai orgasme itu kemudian  membuat seseorang merasakan kenyamanan luar biasa di tubuhnya. “Kenyamanan itu kemudian diwujudkan dengan segera tertidur nyenyak. Jadi, alasan terbesar mengapa langsung tertidur setelah orgasme,  bukan karena badan capek,” lanjut dr. Anita, lugas
Readmore“Kok, Langsung Tidur, Sayang...”

Sekilas Tentang Vitalitas



Sekilas Tentang Vitalitas Femina

Sudah rahasia umum kalau pria peduli betul akan performanya di tempat tidur. Ketika ia tak mampu memuaskan pasangannya, bukan hanya pasangannya yang nelangsa, ia pun turut menderita. Faktanya, performa seksual pria berkaitan erat dengan kondisi kesehatan tertentu. Sebelum buru-buru mencari obat ‘kuat’ di apotek terdekat, simak penjelasan androlog dr. H. Indra G. Mansur, DHES, Sp. And dari RSIA Budi Jaya,  Tebet, tentang hubungan keduanya serta solusi yang dapat diambil.

Tak Tahan Lama

Kata dokter: Hubungan seks yang berlangsung kurang dari 2 menit bisa dikatakan sebagai masalah ejakulasi dini. Umumnya ejakulasi dini disebabkan oleh stres atau kelelahan. Kebiasaan masturbasi juga bisa menjadi pemicu ejakulasi dini karena orgasme biasa terjadi cenderung cepat.

Hingga kini belum ada obat atau makanan yang terbukti ampuh mengatasi keluhan ejakulasi dini. Namun, ada cara yang dapat dilakukan untuk menunda ejakulasi, yaitu dengan menggunakan kondom atau salep khusus pemati rasa untuk membuat penis jadi kurang sensitif. Bisa juga dengan berlatih menunda orgasme tiap kali berhubungan, seperti mendiamkan gerakan saat terasa akan klimaks, dengan posisi wanita di atas, atau dengan mengalihkan pikiran saat berhubungan.

Sulit ‘Bangun’ 


Kata dokter: Penyakit-penyakit kronis dan sistemik seperti diabetes melitus, ginjal, jantung bisa menyebabkan aliran darah ke penis tak lancar, yang menyebabkan penis sulit ereksi. Selain itu, faktor usia yang menua dan gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan penggunaan obat penenang, obat darah tinggi, obat vertigo atau obat stres, juga dapat menyebabkan impotensi.

Tentu saja, pemakaian obat ‘kuat’ di luar pengawasan dokter sangat tidak dianjurkan. Tidak semua masalah impotensi dapat diatasi dengan penggunaan obat kuat. Sangat berbahaya jika pemakai tidak tahu kontra indikasinya. Tak sedikit yang berujung pada kematian karena gagal jantung. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah mencari tahu penyebabnya dan memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pengobatan.

Selain itu, kebiasaan berolahraga ringan secara teratur seperti berjalan kaki, jogging atau renang, memperkecil risiko impotensi karena olahraga dapat memperlancar peredaran darah di seluruh tubuh, termasuk aliran darah ke penis.


Kurang Gairah

Kata Dokter: Pria harus bergairah agar bisa melakukan penetrasi. Sementara, hasrat seksual atau libido sangat bergantung dari jumlah hormon testosteron yang dimiliki, pikiran, dan faktor pemicu dari luar. Faktor pemicu dari luar ini bisa berasal dari pasangan lewat sentuhan, penampilan, suasana dan aroma yang menyenangkan. Sedangkan faktor penghambat timbulnya libido adalah kelelahan, stres, kejenuhan akan rutinitas, masalah dengan pasangan, dan pemahaman yang salah terhadap seks.
Anda bisa coba sajikan hal baru di luar rutinitas untuk memancing gairahnya. Misalnya saja, bermain peran atau menyalakan lilin dan dupa aromaterapi di kamar tidur. Namun, apabila hasratnya telah benar-benar padam atau sangat rendah, sebaiknya penderita berkonsultasi kepada psikolog atau androlog.

Tak Kunjung Dapat Momongan

Kata Dokter: Stigma bahwa wanita yang lebih bertanggung jawab terhadap faktor kesuburan, sepertinya harus dihapus. Kenyataannya, penelitian menunjukkan bahwa sekitar 34%-40% kasus infertilitas disebabkan oleh pria. Tidak memandang usia, siapa pun dapat terganggu kesuburannya, tergantung dari bagaimana pemeliharaan organ vital. Jika sudah lama menikah dan tidak menggunakan kontrasepsi, tapi belum juga memiliki momongan, tak ada salahnya ajak pasangan Anda memeriksakan diri pada androlog. Siapa tahu kualitas spermanya memang kurang baik sehingga ia butuh diobati atau diterapi. 

Ukuran Tak Lazim


Kata Dokter: Ukuran umum panjang penis adalah 12,9 cm – 15 cm. Ukuran di bawah 7 cm dapat dikategorikan mikro penis. Tapi, kepuasan wanita tidak semata ditentukan oleh besarnya ukuran penis. Yang lebih penting adalah tingkat kekerasannya. Makin keras, maka  makin baik. Hal ini amat dipengaruhi oleh faktor gizi, hormon, konsumsi rokok, alkohol, obat-obatan, dan penyakit diabetes melitus, ginjal, jantung, dan kurangnya hormon gonadothrophin.

Penis adalah jaringan yang terdiri dari jaringan ikat, jaringan otot, dan rongga-rongga yang akan terisi darah saat terstimulasi (ereksi). Secara fisiologis, pijatan pada penis tidak bisa memperbesar ukuran, kecuali dimanipulasi dengan cara divakum atau dimasukkansilikon/prothese.

Itu pun hanya bisa dilakukan pada anak di bawah usia 5 tahun, dan setelah masa pubertas hingga mencapai usia 17 tahun, di mana pada masa-masa itu terjadi pertumbuhan penis yang sangat pesat sekaligus jadi masa yang rentan akan gangguan pertumbuhan. (REYNETTE FAUSTO)
ReadmoreSekilas Tentang Vitalitas

Body Contouring


Body Contouring Femina
Lokasi: Duraskin Centre
Harga: Rp250.000 – 60 menit / 1 sesi
   
Program pembentukan tubuh ini menggunakan mesin dura contour. Sebuah mesin yang menggunakan teknik kombinasi elektrolipolisis dan endodermic. Selain dapat mengencangkan tubuh, alat ini sekaligus melancarkan metabolisme, membakar timbunan lemak, serta memperbaiki sistem kelenjar limfa hingga menghilangkan selulit pada permukaan kulit. Perawatan ini sebaiknya dilakukan hingga 15 sesi untuk memberikan hasil yang maksimal.

Tahapan:
  1. Tubuh dibersihkan dengan waslap dan air hangat hingga bersih. Selain membuka pori kulit, pembersihan juga berguna untuk menghindari masuknya bakteri ke dalam kulit saat perawatan dilakukan.
  2. Mesin dura contour  mulai dinyalakan. Aliran listrik yang dihasilkan oleh mesin ini seperti vacum yang terasa seperti mencubit dan menyedot ke arah atas permukaan kulit. Hal ini menandakan mesin sedang membakar lemak yang tertimbun sambil mengencangkan.
  3. Mesin terus bekerja selama 50 menit. Setelah perawatan usai, tubuh akan diukur kembali dan pasien dianjurkan untuk menggunakan korset tubuh kurang lebih selama 1 minggu. (f)
ReadmoreBody Contouring

Activecells Eyes Therapy



Activecells Eyes Therapy  Femina
 Perawatan mata ini menggunakan teknologi radio frequency. Alat ini dapat menyalurkan secara optimal stimulasi perbaikan kerja sel-sel kulit pada area mata, sekaligus meningkatkan sintesis kolagen pada kulit mata. Sehingga, diharapkan sesudahnya kulit area mata lebih cerah, racun di sekitarnya luruh, lebih elastis dan kencang.

Berikut ini tahapannya:
  1. Area kulit mata dibersihkan dengan oil cleansing pad, kemudian dipijat dengan krim khusus untuk mengangkat kotoran dan radikal bebas.
  2. Selanjutnya, area kulit dioleskan gel yang mengandung ginko biloba, lalu dirawat dengan alat cell activator recuperator machine. +Kolagen di dalam gel akan lebih cepat terserap kulit berkat mesin ini. Aliran energi panas dari alat ini juga berkhasiat memperlancar aliran kelenjar limfatik agar produksi kolagen dan elastin terpacu sehingga area kulit mata kencang dan kenyal. 
  3. Selanjutnya  kulit area mata dioles eye serum dan krim khusus yang dapat membantu mencerahkan dan melembapkan area kulit mata. Terakhir, area kulit mata dimasker dengan collagen eye mask. Masker ini berguna untuk membantu menyejukkan,dan menutup pori kulit pada area mata. Sesudahnya terasa ringan dan segar. (f)  

Anda bisa melakukan perawatan ini di Duraskin Centre, Jln. Kaji No. 36 Jakarta Pusat (Telp. 021-6331513)
ReadmoreActivecells Eyes Therapy

Back Treatment Detox



Back Treatment Detox Femina

Sehabis berlibur di pantai, kulit pun banyak terpapar sinar mentari.  Hal tersebut yang banyak mengancam keindahan permasalahan kulit. Coba Back Treatment Detox yang berkhasiat untuk mengangkat kotoran dan memperbaiki jaringan sel-sel kulit yang rusak dan meratakan rona warna kulit yang gelap atau tidak merata.

  1. Punggung dioleskan ginseng exfoliating gel yang mengandung vitamin A, C dan E yang selain untuk membersihkan juga memperbaiki jaringan sel kulit yang rusak dan berjerawat. Menurut JULIANA YU, MD.H. COSMETOLOGIST,CIBTAC,BABTAC,IPTI,ITAC,CIDESCO DIP.INT’L NUTRITIONIST DIP.INTL’L. , selain payudara, punggung adalah bagian tubuh yang juga memiliki kelenjar paling banyak sehingga mudah berjerawat.
  2. Kemudian dioleskan ceramide glow serum ke seluruh permukaan punggung untuk mencerahkan warna kulit.
  3. Untuk menstimulasi sel kulit yang rusak, dilanjutkan dengan scrub peeling sage normalizing yang dipanaskan sekitar 5 menit.  
  4. Setelah dibersihkan, punggung dioleskan blemish gel yang mengandung ekstrak plant botanical yang berfungsi sebagai antiseptik. Khusus pada bagian yang berjerawat, diberikan pukulan ringan menggunakan alat.
  5. Kemudian punggung disinar menggunakan light emitters diode (LED) agar terasa hangat.
  6. Terakhir, punggung dioleskan masker green clay yang didiamkan selama 25 menit hingga mengering, yang berfungsi sebagai detoksifikasi dan relaksasi.(f)
ReadmoreBack Treatment Detox

Body Shaping with Botanical Extract


Body Shaping with Botanical Extract Femina
Lokasi: House of Skinovation 
Harga: Rp875.000 - 60 menit

Perawatan intens ini menggunakan botanical extract dari draining synergy extract yang mengandung essential lavender oil dan sage. Extract ini berfungsi untuk membuang toksin yang dibantu oleh G5 machine sebagai vibrator untuk menghancurkan lapisan lemak. Sebagai pelengkap, perawatan ini ditutup dengan penggunaan shaping synergy extract yang mengandung ceramids, hyaluric acid, vitamin A, C, dan E. Extract ini bertugas untuk membentuk dan mengencangkan tubuh melalui lapisan kulit teratas setelah lemak tuntas dihancurkan. Perawatan sebaiknya dilakukan selama 4 sesi dalam 4 minggu.

Tahapan:
  1. Tubuh di-steam, kemudian dilakukan proses detoksifikasi untuk mengeluarkan racun, sambil melakukan gerakan pijatan limfatik menggunakan cairan extract draining synergy.
  2. Selanjutnya shaping synergy extract dioleskan sambil disertai gerakan memeras. Kemudian G5 machine digunakan untuk memulai proses penghancuran lemak melalui getaran dan panas yang dikeluarkannya.
  3. Terakhir, slimming serum dan grape slimming gel dioleskan sambil melakukan pijatan, diikuti dengan Swedish cream ke seluruh tubuh. Kemudian tubuh  dibungkus dengan plastic wrap dan diselimuti dengan electric blanket selama 20 menit. (f)
ReadmoreBody Shaping with Botanical Extract

Facial Kepompong Emas



Facial Kepompong Emas Femina
Facial emas berfungsi memperbaiki kerusakan sekaligus mengaktifkan sel kulit, sehingga kulit terlihat lebih sehat dan bersinar. Kepompong emas yang dihasilkan oleh ulat sutra memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding kepompong biasa, sehingga akan memberi nutrisi lebih optimal pada kulit.

Kombinasi dari perawatan ini adalah mengeksfoliasi (pengelupasan) sel kulit mati dan meregenerasi kulit. Eksfoliasi ini tidak hanya di permukaan kulit, namun juga hingga ke dalam kulit. Hasilnya, selain dapat mengembalikan elastisitas kulit sehingga terlihat lebih muda, keluhan seperti kantong mata yang hitam bisa teratasi.

Tahapan:

1. Sisa riasan pada wajah dibersihkan menggunakan susu pembersih yang sesuai dengan jenis kulit.

2. Wajah dioles golden scrub, yaitu gel pembersih yang mengandung butiran emas.

3. Setelah dibersihkan, wajah dipijat menggunakan krim wajah. Dilanjutkan dengan penotokan pada titik akupresur sekitar wajah, dada, dan punggung.

4. Saat dilakukan totok, kepompong emas direndam selama 3 menit dalam air suam-suam kuku.

5. Wajah dieksfoliasi dengan kepompong. Gerakan berputar yang lembut akan mengangkat kulit mati yang tersisa tanpa menimbulkan iritasi.

6. Untuk anti aging, kolagen gel emas diratakan pada wajah dan leher. Agar formulanya meresap lebih sempurna, dibantu dengan mesin galvanic.

7. Dilanjutkan dengan masker kolagen emas yang mendinginkan wajah. Kandungan kolagen dari masker ini mudah menyerap dalam kulit dan bertujuan untuk mengencangkan dan mengenyalkan kulit.

8. Terakhir, wajah diberi serum emas. Gunanya, untuk mencerahkan, meremajakan dan menyamarkan noda pada kulit.

Penting Diketahui

• Perawatan ini tidak disarankan bagi kulit yang sangat berminyak dan berjerawat. Hal ini justru akan memperparah kondisi kulit, seperti meradang dan iritasi. Lakukan konsultasi terlebih dahulu.

• Perawatan ini memiliki hasil berbeda pada tiap individu. Ada yang dalam sekali perawatan hasilnya dapat terlihat, namun ada pula yang baru terlihat setelah melakukan 3 kali perawatan.

• Beberapa produk facial emas juga dapat digunakan sebagai perawatan di rumah. Di antaranya anti aging serum gold formula, anti wrinkle, dan masker gel kolagen emas.

• Setelah melakukan perawatan di klinik, sebaiknya Anda juga menggunakan produk perawatan di rumah sebanyak 1-2 kali seminggu. Hal ini untuk menjaga kulit agar tetap lembut, cerah, dan lembap. (f)
ReadmoreFacial Kepompong Emas